Soal Membaca

 Bagian A — Soal Mudah (1–5)


1. Apa latar utama yang menjadi tempat berlangsungnya cerita?

A. Terminal bus

B. Pasar

C. Stasiun

D. Pelabuhan



2. Siapakah tokoh yang berteriak mengajak orang untuk bertobat?

A. Seorang hansip

B. Pemuda tak dikenal

C. Sukab

D. Penyiar radio



3. Bagaimana reaksi awal masyarakat pasar terhadap pengumuman bahwa matahari tidak terbit?

A. Panik dan berlarian

B. Tenang dan acuh

C. Langsung berdoa

D. Melapor ke polisi



4. Apa yang menjadi sumber bunyi yang mengumumkan “matahari tak terbit lagi”?

A. Koran pagi

B. Radio transistor

C. Surat kabar dinding

D. Pengeras suara masjid



5. Apa profesi sebagian besar orang di pasar itu?

A. Petani

B. Pedagang

C. Polisi

D. Nelayan





---


Bagian B — Penalaran Sulit (6–15)


6. Mengapa Sukab dianggap gila oleh masyarakat pasar?

A. Ia sering marah-marah

B. Ia berbicara hal yang tidak masuk akal bagi mereka

C. Ia berpakaian compang-camping

D. Ia melakukan kekerasan di pasar



7. Kalimat “Langit masih gelap” yang diulang-ulang dalam teks berfungsi untuk…

A. Menunjukkan waktu pagi hari

B. Menciptakan suasana muram dan simbol ketidaksadaran masyarakat

C. Menunjukkan kebiasaan pasar buka pagi

D. Menggambarkan kondisi cuaca yang mendung



8. Apa kritik sosial yang ingin disampaikan pengarang melalui cerita ini?

A. Masyarakat mudah percaya pada ramalan

B. Masyarakat tidak peduli pada tanda-tanda moral dan spiritual

C. Media massa sering menipu masyarakat

D. Orang gila sering mengganggu ketertiban



9. Bagian manakah yang menunjukkan sikap apatis masyarakat terhadap perubahan besar?

A. Saat mereka memukul hansip

B. Saat mereka kembali makan setelah mendengar berita matahari tak terbit

C. Saat mereka bertobat bersama

D. Saat mereka menghitung keuntungan di pasar



10. Mengapa Sukab disebut memiliki “wajah bercahaya”?

A. Karena terkena lampu neon

B. Karena dianggap memiliki kesadaran rohani

C. Karena wajahnya berminyak

D. Karena disinari matahari



11. Apa makna simbolis dari “matahari tak terbit lagi”?

A. Hilangnya siang

B. Datangnya bencana alam

C. Berakhirnya akal sehat dan nurani manusia

D. Kiamat sesungguhnya



12. Mengapa masyarakat baru merasa takut setelah pengumuman kedua dari radio?

A. Karena kali ini disampaikan dengan suara penyiar wanita yang lembut

B. Karena Sukab menguatkan berita itu

C. Karena langit memang benar-benar tidak juga terang

D. Karena mereka dihantui rasa bersalah



13. Apa fungsi kehadiran tokoh hansip dalam cerita?

A. Sebagai penegak hukum

B. Sebagai simbol kekuasaan yang gagap menghadapi krisis

C. Sebagai tokoh lucu

D. Sebagai tokoh penolong Sukab



14. Sikap masyarakat yang “kembali menghitung keuntungan” menunjukkan…

A. Keteguhan dalam berdagang

B. Keinginan bertahan hidup

C. Ketidakpedulian terhadap tanda-tanda moral dan spiritual

D. Kepanikan ekonomi



15. Mengapa pengarang menutup cerita dengan kalimat “Mereka tetap menanti”?

A. Untuk menunjukkan akhir yang menggantung

B. Untuk menggambarkan keputusasaan total

C. Untuk menunjukkan harapan baru

D. Untuk menandai waktu menjelang pagi





---


Bagian C — Penalaran Sangat Sulit (16–20)


16. Apa ironi terbesar dalam cerpen ini?

A. Orang gila lebih sadar daripada orang waras

B. Radio bisa membuat orang gila

C. Pasar tidak pernah tutup meski kiamat

D. Matahari benar-benar terbit di barat



17. Kalimat terakhir wartawan “Katakan, katakan pada beta, apakah beda waras dan gila…” bermakna bahwa…

A. Wartawan bingung dengan situasi yang terjadi

B. Batas antara kewarasan dan kegilaan menjadi kabur

C. Wartawan ingin menulis berita tentang Sukab

D. Masyarakat kehilangan akal sehat



18. Pengulangan suasana pasar yang sama dari awal hingga akhir cerita memperlihatkan…

A. Struktur naratif yang statis

B. Kritik pada rutinitas tanpa kesadaran moral

C. Realisme magis yang kuat

D. Romantisisme urban



19. Mengapa pengarang menggunakan banyak detail bunyi dan bau di pasar?

A. Untuk membuat cerita lebih realistis dan hidup

B. Untuk mengaburkan makna pesan moral

C. Untuk menunjukkan pasar sebagai dunia penuh dosa

D. Untuk menonjolkan teknik deskripsi sensorik



20. Jika cerpen ini dibaca secara alegoris, maka Sukab mewakili…

A. Kaum miskin kota

B. Hati nurani manusia

C. Penguasa yang tertindas

D. Wartawan idealis





---


21. Bagaimana fungsi berita radio dalam struktur konflik cerita?

A. Sebagai pemicu perubahan suasana batin tokoh-tokohnya

B. Sebagai latar tambahan yang tidak penting

C. Sebagai alat untuk menjelaskan waktu

D. Sebagai pelengkap suasana pasar



22. Apa makna ironi dari reaksi masyarakat terhadap Sukab?

A. Mereka mencemooh orang yang justru paling sadar akan tanda-tanda kehancuran

B. Mereka menertawakan dirinya sendiri tanpa sadar

C. Mereka takut pada kebenaran yang tidak dapat dijelaskan

D. Semua benar



23. Jika kamu menjadi salah satu orang di pasar itu, sikap manakah yang paling bijak dilakukan?

A. Mengabaikan berita radio

B. Panik dan berlari ke rumah

C. Merenungkan makna pesan yang tersembunyi dan memperbaiki diri

D. Menyalahkan orang gila



24. Apa pesan utama yang ingin disampaikan Seno Gumira Ajidarma melalui kisah ini?

A. Manusia terlalu sibuk dengan urusan duniawi hingga kehilangan kesadaran spiritual

B. Dunia akan berakhir dengan datangnya kiamat

C. Orang gila sebenarnya memiliki kemampuan gaib

D. Media massa bisa memanipulasi realitas



25. Jika “matahari” dimaknai sebagai simbol kesadaran, maka “langit yang gelap” menggambarkan...

A. Ketiadaan cahaya alami

B. Keputusasaan ekonomi masyarakat

C. Kegelapan batin dan hilangnya nilai kemanusiaan

D. Fenomena alam biasa

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas Kelas 7 - Menilai Pamflet Wisata

Mengapa Situasi indonesia Saat Ini Begitu Genting?

๐Ÿ“˜ Tugas Bahasa Indonesia Kelas 7 - Menulis Sudut Rumah Favorit Kalian