Membuat Kalimat Efektif

1. Pengertian Kalimat Efektif

Kalimat efektif adalah kalimat yang dapat menyampaikan gagasan penulis atau pembicara secara tepat dan mudah dipahami pembaca atau pendengar.

Dengan kata lain, kalimat efektif harus sesuai kaidah bahasa dan jelas maknanya sehingga tidak menimbulkan penafsiran ganda.

2. Manfaat mempelajari kalimat efektif

Membantu kita menyampaikan pesan dengan jelas.

Membuat tulisan lebih teratur, padat, dan tidak bertele-tele.

Membiasakan kita berpikir runtut dan logis.

Memudahkan orang lain memahami gagasan kita.

3. Syarat-Syarat Kalimat Efektif

·       Memenuhi unsur gramatikal (SPOK)

Penjelasan: Kalimat efektif minimal terdiri atas subjek (S) dan predikat (P)

Contoh yang salah: Belajar matematika di kelas IX J.

Contoh yang benar: Kami belajar matematika di kelas IX J.

 

·       Logis

Penjelasan: Kalimat efektif harus logis atau masuk akal.

Contoh yang salah: Untuk mempersingkat waktu, saya akan mengambil rute terdekat.

Contoh yang benar: Agar lebih cepat sampai, saya akan mengambil rute terdekat.

 

·       Memuat urutan kata secara logis

Penjelasan: Jika terdapat urutan kata hendaknya disusun secara logis.

Contoh yang salah: Bukan seribu, sejuta, atau seratus, tetapi berjuta-juta rupiah.

Contoh yang benar: Bukan seratus, seribu, atau sejuta, tetapi berjuta-juta rupiah.

 

·       Menghindari pengulangan subjek

Penjelasan: Jika subjek dalam sebuah kalimat hanya satu, penyebutannya tidak perlu diulang.

Contoh yang salah: Karena dia rajin, dia menjadi juara satu.

Contoh yang benar: Karena rajin, dia menjadi juara satu.

 

·       Menghindari penggunaan sinonim kata secara bersamaan

Penjelasan: Jika dalam sebuah kalimat terdapat dua kata yang memiliki makna serupa, cukup gunakan salah satu saja. 

Contoh yang salah: Yarsa rajin olahraga agar supaya sehat.

Contoh yang benar: Yarsa rajin olahraga agar sehat.

 

·       Menghindari pengulangan bentuk jamak

Penjelasan: JIka sebuah kata telah memiliki makna jamak, maka tidak perlu ditambahkan kata yang bermakna jamak lagi.

Contoh yang salah: Para hadirin dimohon berdiri.

Contoh yang benar: Hadirin dimohon berdiri

 

·       Hemat kata

Penjelasan: Jika ada kata yang masih bisa dibuang tanpa mengubah makna kalimat, maka kalimat tersebut belum efektif.

Contoh yang salah: Aku makan ikan lele goreng pada pagi hari.

Contoh yang benar: Aku makan lele goreng pada pagi hari.

 

Latihan Membuat Kalimat Efektif

Perbaikilah kalimat berikut agar menjadi kalimat efektif!

  1. Membeli buah nanas di pasar malam.
  2. Membaca buku pada hari Minggu.
  3. Sebentar lagi solat Jumat dimulai. Yang membawa HP harap dimatikan.
  4. Setelah makan siang, Doni langsung tidur di kamarnya.
  5. Saya membeli buku, pulpen, dan tas, lalu kertas, serta pensil.
  6. Sinta menemukan uang  ketika Sinta sedang menyapu halaman rumahnya.
  7. Andi mendapat juara kelas sebab karena Andi rajin belajar.
  8. Kami akan berangkat bersama-sama secara bersama ke rumah nenek besok pagi.
  9. Para siswa-siswi sedang mengikuti upacara bendera.
  10. Dia turun ke bawah dari lantai dua.

 

 

 

Komentar

  1. 1.pak Prabowo bantu rakyat kita
    2.untuk para rakyat demonya lebih keras lagi
    3.untuk para pelaku yang melindas pedemo menggunakan mobil brimob harus diganjar hukuman 20 tahun penjara
    4.gedung DPR Pantas untuk dibakar
    5.untuk para DPR siap siap untuk melawan pedemo yang emosinya sudah mencapai puncak.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas Kelas 7 - Menilai Pamflet Wisata

Mengapa Situasi indonesia Saat Ini Begitu Genting?

๐Ÿ“˜ Tugas Bahasa Indonesia Kelas 7 - Menulis Sudut Rumah Favorit Kalian